Selasa, 09 Juni 2015

Volunteer Hari 5: Last Day

Nama   :  Dionisius Andrian Hadipurnawan
NIM     :  1801441556
Jurusan:  Mobile Application & Technology
Waktu  :   Kamis, 28  Mei 2015
Pkl       :  09.00 - 11.00 WIB
Tempat:   Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat


Hari ini merupakan hari terakhir kami melakukan pendampingan, kegiatan hari ini berjalan begitu singkat dan cepat sekali. Walaupun begitu kami merasa senang karena kami bisa berbagi hal dengan mereka walaupun tidak banyak, tapi setidaknya mereka mau menerima apa yang telah kami ajarkan. Bahkan masih banyak dari mereka yang antusias bertanya tentang hal – hal yang telah kami ajarkan, bahkan ada beberapa anak yang ternyata tidak hadir pada saat kami melakukan pengajaran dan baru datang hari terakhir ini dan merasa penasaran.

            Kegiatan hari ini diisi dengan membacakan cerita dan membantu tugas sekolah beberapa anak, karena pada hari tersebut mereka sedang libur sehingga ada beberapa tugas yang mereka harus kerjakan. Beberapa anak bahkan ada yang mau untuk membacakan buku cerita dalam bahasa inggris bagi teman-teman mereka yang belum mengerti, walaupun dengan pengucapan yang masih terbata-bata tapi mereka sudah bisa menangkap cerita dan menceritakan kembali buku cerita dalam bahasa inggris yang awalnya mereka tidak mengerti sama sekali.

            Selain itu banyak dari mereka yang juga iseng menggambar gambar telepon genggam, hal ini mengartikan bahwa mereka menangkap apa yang telah kelompok kam ajarkan tentang sejarah telepon genggam dan juga fungsi-fungsinya, bahkan masih ada yang bertanya beberapa hal yang telah saya ajarkan kemarin walaupun dari pertayaan-pertanyaan tersebut ada beberapa anak yang salah tangkap tapi saya senang karena mereka aktif untuk bertanya.

Hal yng mencuri perhatian saya hari ini adalah perilaku mereka yang mulai tidak sopan, seperti melompat mendadak untuk digendong secara keroyokan, atau meledek salah satu dari kami, mencubit, menendaang, saya bahkan mendapat sebuah tamparan kecil ketika sedng melera yang sedang ledek-ledekan. bahkan ada salah satu dari mereka yang terluka dan kakiny terluka sehingga saya bersihkan. Walaupun begtu keadaan masih dalam tahap wajar dan tidak di luar batas. 

Pembelajaran Hari Ini: 
Saya merasakan bahwa anak-anak memang perlu dibimbing, karena mereka sangat terbuka dengan hal-hal bru di sekitar mereka, hal ini bisa menjadi nilai tambah bagi mereka tapi akan menjadi tidk baik bila mereka salah arah. Hal yang saya bisa dapatkan juga adalah saya harus bisa lebih tegas terhadap anak-anak tersebut, karena banyak dari mereka yang seperti menganggap kami seumuran dengan mereka sehingga mereka berperilaku seperti teman sebaya, walaupun hal itu baik karena menganggap kami teman tapi ada beberapa tndakan yang terbilang tidak bak.

Pengalaman Berkesan:
pengalamn yang berkesan adalah akhirnya saya tahu bahwa anak-anak itu harus diperlakukan dengan baik dan kita harus menjad teman bgi mereka dahulu tapi kita juga harus bisa tegas, pegalaman lain adalah saya bisa mengenal anak kecil lebh dalm, jujur saya senang mengajar anak kecil karen mereka sangat terbuka dengan hal baru.

Mendengrkan seorng anak yang menceritakan ulang buku yang sudah dibacakan

Membacakan cerita kepada seorang anak

Mendengrkan seorng anak yang menceritakan ulang buku yang sudah dibacakan

Seorang anak kakinya terluka dan sedang dibersihkan

Membacakan cerita kepada seorang anak

Mendengrkan seorng anak yang menceritakan ulang buku yang sudah dibacakan

Membacakan cerita kepada seorang anak

Beberapa anak membatu kami menyiapkan papan tulis

Membacakan cerit kepad seorang anak



Minggu, 07 Juni 2015

Volunteer hari 4: Introduction to Mobile Technology

Nama   :  Dionisius Andrian Hadipurnawan
NIM     :  1801441556
Jurusan:  Mobile Application & Technology
Waktu  :  Senin, 25 Mei 2015
Pkl       :  11.00 - 13.00 WIB
Tempat:   Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat


Seperti yang saya bilang, pda hari Senin, 25 Mei 2015 saya dan teman-teman saya melakukan volunteer 2 shift sekaligus, dimulai dari pukul 09.00 - 11.00 WIB disambung pukul 11.00-13.00 WIB, pada shift kedua ini, kami memberikan waktu istirahat bagi anak-anak karena pada shift pertama mereka  sudah belajar. Pada saat istirahat yang berlangsung sekitar 20 menit banyak dari mereka yang minta didampingi untuk membaca ataupun bermain dengan saya dan kelompok saya. 

Setelah waktu istirahat selesai saya dan kelompok saya langsung menyiapkan papan tulis kembali untuk melanjutkan pembelajaran kami ke tema selanjutnya, yaitu Pengenalan Teknologi Mobile atau teknologi yang terdapat di handphone. Pada tema ini kami menjelaskan fungsi-fungsi pada handphone secara keseluruhan dan menjelaskan detil-detilnya sehingga anak-anak bisa mengerti dengan baik. Pertama-tama kami mebukanya dengan menjelaskan perbedaan dari Tablet / Pad dengan Handphone biasa, kami pun menjelaskan bahwa tablet / pad memiliki perbedaan dari segi ukuran secara keseluruhan meliputi Layar, Baterry dan Body dengan handphone biasa, kami pun menjelaskan jika diumpamakan dengan sebuah komputer tablet / Pad merupakan Monitornya saja yang lalu mesin dari PC komputer dimasukan ke dalam monitor tersebut. kami pun menjelaskan bahwa Tablet / Pad lebih cocok digunakan untuk orang -orang yang sudah berkerja maka dari itulah dibuat lebih besar agar bisa mengetik selayaknya di komputer. Selain itu kami juga menjalaskan bahwa awal mulai Tablet / Pad dibuat untuk orang-orang suka membaca buku sambil berpergian, dengan adanya Tablet/Pad maka orang-orang tersebut tidak usah membawa buku banyak-banyak. Dari penjelasan kami tentang hal ini banyak dari mereka yang merasa terpukau dan terkagum kagum, walaupun banyak yang masih tidak mengerti dan terus menerus memberikan pertanyaan kepada kami.

Setelah itu kami melanjutkan tentang fungsi-fungsi di dalam handphone seperti Camera yang digunakan tidak hanya untuk mengambil gambar tapi juga untuk merekam video, lalu kami menjelaskan mengenai MP3 yaitu sebiuah fungsi dalam handphone untuk memutar musik-musik, setelah itu kami menjelaskan tentang virtual store, atau kami jelaskan sebagai pasarnya handphone dimana ketika seseorang ingin bermain game, mendownload lagu dan sebagainya bisa dilakukan di virtual store ini, selain itu juga kami menjelaskan tentang perbedaan mengenai memori internal dan eksternal yang merupakan gudang bagi handphone untuk menyimpan data-data. 

Dari sesi kedua ini yang sayabisa tangkap, tidak jauh berbeda dengan shift satu dimana anak-anak sangat tertarik dengan hal baru dan menghibur, walaupun pada shift kedua ini mereka sedikit kebingungan dengan apa yang kami ajarkan karena banyak sekali istilah - istilah yang tidak mereka mengerti tapi di akhir shift 2 ini mereka bisa menagkap apa yang sudah kami jelaskan dengan sangat baik. Walaupun dengan beberapa pengartian pengganti seperti memori handphone yang mereka asumsikan sebagi gudang di dalam handphone untuk menyimpan data-data handphone.

Karen banyak dari mereka yang sudah mulai merasa bosan mereka pun kami ajak untuk bermain game yaitu "Hangman", bermain game ini menjadi semcam,hiburan bagi mereka karena banyak dari mereka yang sangat bersemangat untuk menjawan tebak-tebakan yang kami berikan. Walaupun memakan cukup banyak waktu tapi setidaknye mereka terhibur dan tidak kebosanan. Setelah bermain Hangman berakhir banyak dari mereka yang mulai bermain sendiri bersama teman-teman mereka secara berkelompok tanpa bimbingan kami. dari sini hal yang bisa saya tangkap adalah, mereka dengan mudah bisa menangkap konsep permainan hangman ini setelah meaminkannya bersama kami. Permainan ini pun juga terbilang baru bagi mereka karena baru pertama kali melakukannya bersama kami. 

Pembelajaran Hari Ini: 
Menjelang siang banyak anak-anak yang sudah mulai terlihat mengantuk bahkan ada yang tertidur walaupun kebanyakan dari mereka masih ada yang mau memperhatikan, ini mengajarkan saya bahwa anak-anak tidak bisa harus belajar dengan secara formal dan terus menerus, mereka masih kecil dan memiliki cara tersendiri untuk bisa mengerti serta tidak bisa terburu-buru.

Nilai Pancasila:
Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpn oleh hikmat kebjaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
jujur, waktu untuk bermain hangman hanya sekitar setengah jam dan mereka hanya berhasil menjawab 2-3 tebak-tebakan dari kami, tapi hal yang saya bisa dilihat disini adalah mereka berdiskusi untuk menjawab tebk-tebakan dari kami, walaupun membutuhkan waktu yang sedikit lama, tapi mereka berhasil menjawabnya.




Bermain Hangman

Bermain Hangman 
Bermain Hangman

Belajar Perbedaan Tablet/Pad dengan Handphone

Belajar Perbedaan Tablet/Pad dengan Handphone

Belajar Perbedaan Tablet/Pad dengan Handphone

Belajar Perbedaan Tablet/Pad dengan Handphone

Belajar Fungsi - fungsi di dalam Handphone

Belajar Fungsi - fungsi di dalam Handphone



Volunteer Hari 3: History of Mobile

Nama   :  Dionisius Andrian Hadipurnawan
NIM     :  1801441556
Jurusan:  Mobile Application & Technology
Waktu  :  Senin, 25 Mei 2015
Pkl       :  09.00 - 11.00 WIB
Tempat:   Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat

Pada hari saya dan kelompok saya kembali melakukan pendampingan anak-anak di tempat pendampingan anak HORE Indonesia di Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pada hari ketiga ini saya dan kelompok saya akan melakukan pendampingan sebanyak 2 shift, dimulai dari shift pertama pukul 09.00-11.00 WIB. pada shift pertama ini saya dan kelompok saya akan mengajarkan sejarah dari teknologi mobile atau yang biasa disebut dengan telepon genggam. 

Pada shift pertama ini saya dan teman saya Ario menjelaskan awal dimulainya penciptaan sebuah alat yang bisa digunakan untuk berkomuikasi dengan siapa saja dan dimana saja atau kini akrab disebut dengan handphone atau telepon genggam. Alasan kami memilih topik ini untuk diajarkan kepada anak-anak HORE Indonesia hari ini adalah karena banyak anak-anak yang penasaran dengan apa yang kami pelajari di universitas, karena saya dan kelompok saya satu jurusan yaitu Mobile Application & Technology kami pun memutuskan untuk memberikan pengenalan terhadap teknologi mobile dimulai dari sejarah penciptaanya hingga sekarang. 


Kami pun mulai menyiapkan papan tulis dan mulai menjelaskan bahwa handphone sudah mulai dibuat sekitar tahun 40an tapi prealisasiannya baru dimulai pada tahun 1973, handphone pada masa ini hanya bisa melakukan telepon dan belum berlayar serta berukuran besar seperti batu bata untuk mebangun sebuah bangunan, ketika saya menceritakan tentang hal ini anak-anak pun sedikit kaget ketika tahu bahwa handphone awalnya berukuran sebesar batu bata karena handphone-handphone masa kini yang mereka sering liat berukuran kecil dan tipis. Lanjut ke masa Candy Bar Era dimana handphone kala itu sekitar tahun 80an sudah bisa melakukan Short Message Service atau SMS, anak-anak cukup kagum karena merupakan suatu hal yang terdengar hebat dari sebuah handphone yang awalnya hanya berfungsi untuk menelepon dan tak berlayar bisa berkembang menjadi berlauyar, pada sesi ini mulai muncul banyak pertanyaan-pertanyaan dari anak-anak seperti apa bentuknya kala itu ? kenapa disebut Candy ? lalu bahkan ada yang bertanya apakah sms kala itu makan pulsa atau tidak. Beberapa teman saya pun membantu menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Lalu saya lanjutkan mengenai sejarah mobile ke masa Feature Phone Era, dimana handphone - handphone yang keluar di awal tahun 2000an ini sudah bisa melakukan fungsi-fungsi multimedia sedehana, anak-anakpun mulai merasa tidak asing karena tidak dipungkiri handphone-handphone dari masa ini masih diproduksi dan masih banyak dipakai oleh masyarakat umum. Selanjutnya penjelasan mengenai Smartphone Era dimana handphone sudah mulai bisa melakukan fungsi-fungsi seperti mengirim email dan browsing, pada penjelasan kali ini anak-anak agak bingung, tapi mereka mulai mengerti ketika salah seorang teman saya memberikan contoh handphone blackberry, dan mereka pun memberi asumsi bahwa handphone kala ini merupakan handphone yang memiliki tombol QWERTY tidak seperti handphone-handphone sebelumnya dengan keyboard biasa. Penjelasan berlanjut ke masa Touch Era dimana handphone kala tersebut merupakan gambaran  handphone kala ini dan banyak anak-anak yang bisa dengan fasih menyebutkan fungsi-fungsi terbaru dari jenis-jenis handphone ini seperti bisa chatting, selfie, mendengarkan musik, browsing, menyimpan data. Fungsi-fungsi tersebut bisa mereka sebutkan berdasarakn pengembangan fungsi-fungsi yang sudah saya jelasakan sebelumnya lalu mereka simpulkan.

Dari shift pertama ini yang saya bisa dapatkan adalah, anak-anak sangat terbuka dengan hal baru apalagi dengan hal yang menurut mereka menarik dan menghibur, terlihat ketika saya sedang mengajarkan mereka antusias dan menyimak dengan baik. Banyak dari mereka yang masih berumur di bawah 10 tahun sehingga pada saat saya menjelaskan sejarah mobile pada bagian awal mereka agak kebingungan karena mereka lahir dimasa dimana handphone-handphone pada awal penciptaan sudah benar-benar tidak ada, sehingga tidak heran mereka terkagum - kagum bentuk handphone pada awal penciptaanya berbeda jauh dari handphone masa kini. Lalu setiap saya melanjutkan penjelasan di setiap masa-masa dari sejarah mobile banyak dari mereka yang penasaran bagaimana bisa terjadi dan bagaimana caranya, hal ini tentu saja agak sulit kami jelaskan sehingga kami pun haru menjelaskan dengan kata-kata sederhana untuk menjelaskannya. Tapi pada ahir shift satu ini bisa dilihat anak-anak yang kami dampingi bisa menangkap dan memberikan kembali apa yang kami jelaskan melalui pertanyaan yang kami berikan kepada mereka seperti menjawab fungsi-fungsi dari setiap handphone di setiap masanya, lalu fungsi-fungsi handphone pada masa kini. Walaupun kebanyakan dari mereka belum memiliki handphone tapi setidaknya mereka sudah memiliki pengetahuan apa saja yang bisa dilakukan handphone secara umum di masa kini. Dari sini pula mereka pun mereka mendapatkan pengetahuan baru yang mereka belum tentu dapatkan di sekolah. 

Pembelajaran Hari Ini: 
Kegiatan hari ini saya lakukan karena rasa peasaran mereka tentang hal yang saya pelajari di universitas, awalnya saya sedikit ragu karena takut mereka tidak mengerti tapi ternyata mereka antusias dan menikmati pembelajaan walaupun pada kenyataany ada yang tidak mengerti. Tapi yang bikin saya kagum mereka aktf bertanya dan bahkan bertanya suatu hal yang tetap di dalam konteks pembelajaran tapi tidak saya ucapkan, seperti "Kakak kok pilih hape kakak yang sekarang memangnya kenapa ?" jujur saya tidak berpikir mereka akan bertanya sejauh ini.

Pengalaman Berkesan:
Jujur saya sangat senang sekali ketika mereka antusias dengan apa yang saya ajarkan walaupun masih ada yang tidak mengerti tapi setidaknya mereka mau menerima apa yang saya ajarkan.








Volunteer Hari 2: Story Telling

Nama   :  Dionisius Andrian Hadipurnawan
NIM     :  1801441556
Jurusan:  Mobile Application & Technology
Waktu  :  Selasa, 18 Mei 2015
Pkl       :  09.00 - 11.00 WIB
Tempat:   Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat


Pada hari saya dan kelompok saya kembali melakukan pendampingan anak-anak di tempat pendampingan anak HORE Indonesia di Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat. pada hari kedua ini kegiatan yang saya dan kelompok saya lakukan adalah Membaca. kami pun berpencar dengan masing-masing 3-5 anak, kebetulan saya mendampingi 3 anak yang minta dibacakan buku cerita anak-anak dalam bahasa inggris. Pada awalnya saya diminta oleh anak-anak yang saya dampingi untuk memilih buku yang mau saya bacakan kepada mereka, tapi saya meminta mereka untuk mengambil buku yang ingin saya bacakan untuk mereka, karena akan lebih mudah menceritakan sebuah cerita yang memang menarik untuk mereka sehingga saya membebaskan mereka untuk memilih sendiri buku yang ingin dibacakan. Setelah mereka mengambil buku yang minta dibacakan oleh saya dengan sedikit berebutan buku dengan beberapa anak lain, ternyata buku-buku tersebut adalah buku-buku cerita anak-anak dalam bahasa inggris, dan banyak dari mereka yang mengaku kurang fasih membaca cerita dalam bahasa inggris sehingga mereka sulit untuk menangkap cerita dari buku-buku tersebut, hal inilah yang membuat mereka menjadi penasaran sehingga mereka meminta saya untuk membacakan dan mengartikan cerita yang terdapat dalam buku - buku tersebut. 


Buku pertama berjudul "Lily in Candyland" buku menceritakan seorang anak perempuan yang sedang bermain di halaman rumahnya lalu menemukan sebuah permen Lollipop yang hidup dan bisa bergerak, llu terbawa ke negeri permen. Cerita yang disajikan dari buku ini sederhana sekali tapi anak-anak yang saya dampingi banyak yang mengaku tidak mengerti apa cerita dari buku tersebut, sehingga saya berinisiatif untuk mengajarkan beberapa kata dan mengartikan kalimat satu persatu di buku tersebut sehingga mereka bisa membacanya di lain waktu. Anak-anak yang saya dampingi awalnya agak kebingungan dengan apa yang saya ajarkan, terutama bagaimana membedakan kata-kata yang mirip dan cara pembacaannya, tapi perlahan-lahan mereka pun berhasil untuk menguasai apa yang saya ajarkan. Setelah mereka bisa, saya meminta mereka untuk menceritakan buku cerita tadi. Selain membaca, kegiatan yang saya dan anak-anak yang saya dampingi adalah sebuah keterampilan kecil membuat sebuagh gantungan kunci dari tali-tali yang dirangkai dan membentuk sebuah kubus, keterampilan ini diajarkan oleh salah satu anak yang saya dampingi yaitu Cindy, dia mengajarkan saya dari awal bagaimana membuatnya. 

Walaupun secara keselurahan saya bisa mendampngi anak-anak tersebut dengan baik dan anak-anak yang saya dampingi menangkap apa yang saya ajarkan kepada mereka, tapi tidk sedikit dari mereka yang mulai berani berperilaku seenakanya seperti melompat mendadak minta digendong, membentak saya ataupun mencubit saya, tapi pada akhirnya anak-anak tersebut mau saya nasehati sehingga keadaan tetap terkendali.


Pembelajaran Hari Ini:

Saya bisa mendapatkan bahwa walaupun di sisi lain mereka memiliki kendala untuk bahasa inggris tapi di sisi lain mereka memiliki keterampilan unik lain yang sudah jarang dilakukan oleh orang banyak,mereka pun juga anak-anak yang mau untuk belajar terlihat dari mereka sengaja memilih buku yang selama ini mereka sulit baca sehingga meminta saya membacakannya. Saya juga belajar untuk bisa sabar, karena walaupun saya baru mengenal mereka beberapa waktu tapi mulai muncul beberapa dari mereka yang sedikit nakal entah itu melompat mendadak minta digendong, membentak saya ataupun mencubit saya, tapi saya bisa memaklumi karena mereka masih anak kecil (6-9 thn). Sehingga pada akhirnya anak-anak saya nasehati.


Nilai Pancasila:
Sila ke-2: Kemanusiaan yang adil dan beradab
Walaupun mereka masih terbilang muda dan masih kecil jujur saya cukup kagum dengan mereka terutama ketika merek mau untuk belajar keterampilan yang sudah jarng dilakukan orang lain, mereka bukan anak kecil yang hanya diam lalu menuruti apa yang orang dewasa katakan terus menerus, mereka juga punya keinginan untuk melakukan hal -hal yang mereka sukai.


Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia


Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia
Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia
Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia


Belajar Keterampilan Merangkai Tali


Belajar Keterampilan Merangkai Tali
                                     

Belajar Keterampilan Merangkai Tali
                                         

Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia

Membacakan Buku untuk anak-anak HORE Indonesia








Selasa, 12 Mei 2015

Volunteer Hari 1: Introduction

Nama   :  Dionisius Andrian Hadipurnawan
NIM     :  1801441556
Jurusan:  Mobile Application & Technology
Waktu  : Selasa, 12 Mei 2015
Pkl       :  13.00 - 15.00 WIB
Tempat:  Balai Warga, Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat


Hari ini Selasa, 12 Mei 2015 tepatnya pukul 13.00 WIB saya melakukan volunteer  hari pertama sampai dengan pukul 15.00 WIB, saya dan beberapa teman saya pertama - tama berkumpul di BINUS Anggrek agar bisa berangkat bersama menuju ke lokasi yang terletak di Kampung Guji, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Sesampainya di tempat HORE Indonesia yang merupakan sebuah balai warga kami bergegas mencari kaka pengurus dari HORE Indonesia, yaitu Kak Kichi, dialah yang akan memberitahuakan kegiatan apa saja yang harus dilakukan saat pendampingan kepada anak -anak, karena masih merupakan hari pertama saya dan teman teman saya memutuskan untuk melakukan pengenalan kepada anak-anak yang hari itu ikut pendampingan

Pada dasarnya kegiatan setiap harinya di balai warga oleh HORE Indonesia sendiri fokus ke kegiatan Quality Reading yang berisi kegiatan untuk memperdalam keahlian membaca dari anak - anak serta pengajaran mengenai membuat sebuah rangkuman dari hasil bacaan anak-anak. Setlah itu ada kegiatan Character Building dimana di dalam kegiatan ini lebih mengutamakan pengembangan diri dari setiap anak-anak. 

Walaupun memiliki 2 fokus kegiatan tapi Hore Indonesia tidak mengharuskan di dalam setiap pertemuan semua anak harus membaca buku secara serempak. Kegiatan di Balai Warga dirancang sebaik mungkin agar menciptakan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak. Karena menurut HORE Indonesia anak-anak sudah dibebankan dengan belajar secara formal di sekolah, sehingga kegiatan pembelajaran di HORE Indonesia dibuat lebih bebas dan santai, seperti belajar sambil bermain. Sehingga sembari belajar anak-anak bisa sambil bermain dan hal tersebut membuat anak-anak tidak merasa bosan.

Untuk hari pertama ini saya dan teman - teman saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk berkenalan dan bertanya satu sama lain, ada beberapa anak yang bertanya tentang hal-hal tentang perkuliahan dan sebaliknya saya bertanya-tanya soal kegiatan apa saja yang mereka lakukan saat sekolah. Selain itu kami juga membereskan buku-buku bacaan yang beberapa hari yang lalu sempat dipindahkan ke rmah Ibu RT karena lemarinya harus diganti. anak-anak sangat bersemangat saat ikut membereskan buku-buku ini, terlihat mereka sangat ingin ikut berkontribusi walau hanya memasukanb buku ke lemari yang baru. Setelah selesai membereskan buku saya dan teman-teman saya melakukan pendekatan ke anak-anak dengan membacakan beberapa buku bacaan dan saya berinisiatif untuk membahas tentang planet-planet di tata surya ini, di sini saya bisa melihat bahwa banyak anak-anak yang sangat penasaran dengan planet-planet selain bumi. Setelah beberapa lama kami memutuskan untuk bermain suit nomor, yaitu sebuah permainan suit dimana 2 orang yang bermain akan mengeluarkan angka yang mau dikeluarkan, orang pertama yang bisa menghitung dengan cepat hasil penjumlahan/pengurangan/perkalian dari angka - angka ynag dikeluarkan bisa berpindah tempat dan begitu seterusnya, dan orang yang paling dikit berpindah tempatlah yang kalah. 

Pembelajaran Hari Ini:

Pada hari pertama volunteer in yang saya dapatkan adalah, anak-anak merupakan sosok yang masih sangat polos dan apa yang mereka ingin lakukan yang mereka lakukan selama itu menyenangkan, banyak hal yang saya tangkap dari mengobrol dengan mereka bahwa mereka memiliki mimpi, dan rata-rata dari mereka bermimpi agar bisa menjadi orang yang sukses dan membahagiakan keluarga mereka. Hal lain yang saya dapat adalah, pad awalnya saya sedikit ragu apakah saya bisa mendampingi anak-anak tersebut dengan baik atau tidak, tapi nyatanya mereka merupakan sosok-sosk yang terbuka bahkan kepada kami yang baru mereka kenal. Selan itu mereka sangat terbuka dan antusias dengan hal baru, tidak sedikit dari mereka yang bertanya mengenai hal apa yang kami pelajari di universitas.

Pengalaman Berkesan:

Pengalaman berkesan yang saya dapatkan yaitu, pertam saya kini memiliki beberapa teman kecil baru, saya kagum dengan keantusias-an mereka terhadap hal-hal baru. Anak-anak berani untuk bermimpi walaupun mereka tida tahu apa yang akan mereka hadapi tapi mereka puny keinginan untuk mencapainya. Anak-anak pun sangat bersemangat setiap kali kami berbcar suatu hal atau yang kami lakukan bahkan mau membantu dan menolong kam yang mereka baru kenal.



Memindahkan buku-buku dari Ibu RT ke Balai Warga

Bereknalan dengan beberapa Orangtua Anak-anak

Membereskan buku-buku bersama anak-anak

Membereskan buku-buku bersama anak-anak

Membereskan buku-buku bersama anak-anak

Bermain bersama anak-anak

Bermain bersama anak-anak

Membereskan buku-buku bersama anak-anak

Bereknalan dengan beberapa Orangtua Anak-anak

Balai Warga tempat HORE Indonesia

Bermain Suit Nomor 

Bermain bersama anak-anak

Balai Warga tempat HORE Indonesia

Berfoto bersama anak-anak 

Self Introduction


 

    Hallo nama saya Dionisius Andrian Hadipurnawan, saya merupakan BINUSIAN 2018 (NIM : 1801441556), Saat ini saya mengambil jurusan Mobile Application & Technology. Di blog ini saya akan mengceritakan pengalaman - pengalaman saya sebagai volunteer di HORE Indonesia sebagai pendamping anak - anak selama kegiatan berlangsung.

    HORE INDONESIA sendiri adalah sebuah organisasi non-profit yang berfokus pada pendidikan, dengan tujuan untuk membantu anak-anak mencapai impian mereka. Kami percaya bahwa kehadiran House of Reading dan pendidikan tidak hanya akan menginspirasi anak-anak untuk menemukan semangat mereka untuk belaja, tetapi juga akan membantu mereka mengembangkan potensi mereka dan mengejar tujuan hidup mereka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai HORE Indonesia bisa di lihat di sini

     Untuk bisa menjadi volunteer di HORE Indonesia, kita cukup mendaftarkan diri kita di website HORE Indonesia sebagai volunteer, setelah itu kita barui bisa melakukan kegiatan volunteer, hal lain yang perlu diperhatikan adalah setiap orang yang mendaftar menjadi volunteer diwajibkan mengambil minimal 10 jam waktu kegiatan volunteer.

     Jadwal volunteer saya dan kelompok saya adalah sebagai berikut:

  • Selasa, 12 Mei 2015
          Pkl: 13.00-15.00 WIB



  • Kamis, 21 Mei 2015
          Pkl: 09.00-11.00 WIB

  •  Senin, 25 Mei 2015
           Pkl: 09.00-11.00 WIB

           Pkl: 11.00-13.00 WIB

  • Kamis, 28 Mei 2015
          Pkl: 09.00-11.00 WIB